Sabtu, 29 Maret 2008

Diare

Apa yang disebut diare?

Anak dikatakan dalam kondisi diare jika frekuensi buang air besarnya lebih dari 6x dan bentuknya cair tanpa ampas.

Apa penyebab diare?

Diare dapat disebabkan dari faktor lingkungan atau dari menu makanan. Faktor lingkungan dapat menyebabkan anak terinfeksi bakteri atau virus penyebab diare. Makanan yang tidak cocok atau belum dapat dicerna dan diterima dengan baik oleh anak dan keracunan makanan juga dapat menyebabkan diare.

Apa yang harus dilakukan saat anak diare?

  1. Lakukan observasi awal penyebab diare. Apakah menu makanan menyebabkan anak diare?Jika akibat menu makanan atau keracunan, diare berfungsi membantu tubuh mengeluarkan zat beracun atau yang membahayakan tubuh.
    Untuk itu diare jangan dicegah dengan minum obat anti diare akan tetapi dijaga agar tubuh tidak dehidrasi dengan jalan perbanyak intake cairan.Selama masih ada zat didalam tubuh yang beracun, si kecil butuh mengeluarkannya berulang2 nah kalo dikasih obat anti diare udah pasti donk diarenya berhenti akan Obat anti diare akan menyebabkan zat beracun tidak tuntas dibuang dan ibarat bom waktu suatu waktu zat tersebut dapat meledak dan membahayakan anak.
  2. Anak penderita diare ringan tetap dapat mengkonsumsi makanan biasa, termasuk susu. ASI tetap dapat diberikan.Jika anak terlihat kembung setelah minum susu sapi atau formula, hubungi DSA. Diskusikan kemungkinan mengganti susu. Biasanya susu yang digunakan yaitu susu free-lactose (FL).Cairan khusus (pengganti cairan tubuh) umumnya belum diperlukan pada anak penderita diare ringan.
  3. Anak penderita diare sedang dapat dirawat di rumah dengan pengawasan ekstra dan petunjuk dari DSA-nya.DSA biasanya menginformasikan berapa banyak cairan khusus yang perlu diminum dan jarak pemberiannya, jenis makanan yang dapat dikonsumsi (biasanya makanan lunak dan tanpa serat). ASI tetap dapat diberikan.Beberapa anak tidak dapat mencerna susu sapi saat diare. Hentikan jika anak Anda mengalami hal ini.Cairan khusus (umum disebut oralit - meskipun oralit sebenarnya adalah merk dagang) telah dibuat sedemikian rupa untuk menggantikan cairan dan garam elektrolit yg hilang selama diare. Cairan ini sangat bermanfaat sekali untuk perawatan diare ringan hingga diare sedang.

    Jangan membuat sendiri cairan ini.
    Takaran dan kandungan dari oralit sangat kompleks. Akibatnya mungkin saja tanpa sengaja anda salah membuatnya. Gunakan cairan yang dibuat oleh beberapa perusahaan farmasi terpercaya.

    Contoh jenis-jenis produk cairan rehidrasi yg umumnya terdapat di apotek antara lain Pedialyte (Ross Laboratories), Infalyte (Mead Johnson Nutritionals), ReVital (PTS Labs). Tanyakan apoteker jika Anda memerlukan bantuan.

    Jika anak tidak muntah, secara umum cairan dapat diberikan sampai jumlah urin anak kembali normal.

  4. Untuk diare berat dengan gejala-gejala dehidrasi berat harus diberi cairan infus. Gejala dehidrasi berat antara lain seperti frekuensi buang air kecil yang menurun, tidak mengeluarkan air mata saat menangis, demam tinggi, rongga mulut kering, berat badan turun, mata cekung, haus dan lemas luar biasa.Laporkan pada DSA jika diare disertai keluarnya darah, tidur yang tidak dapat dibangunkan, dan demam tinggi.Anak tetap dapat diberikan makan saat tidak muntah dalam porsi sedikit.

Apa yang JANGAN dilakukan saat anak diare?

  1. Membuat cairan khusus sendiri, kecuali atas petunjuk DSA dan Anda memiliki alat-alat yang dibutuhkan.
  2. Melarang anak makan saat ia lapar
  3. Menggunakan susu yang direbus atau kaldu/sup asin.
  4. Menggunakan obat anti diare, kecuali atas instruksi DSA.

0 komentar:

Posting Komentar